Sabtu

Alat-alat dibalik Penelitian Atom dan Inti

Kali ini saya akan membahas tentang alat-alat yang digunakan dalam penelitian atom dan inti. Saya yakin semua pembaca blog ini pasti sudah tahu apa itu atom, neutron, proton, elektron.
Kalau belum tahu, cari tahu dulu sana baru baca ini lagi. hehe.

Saya anggap para pembaca sudah mengenal hal-hal yang saya sebutkan di atas tadi. Tapi ketika saya meminta anda untuk menyebutkan satu persatu alat yang dipergunakan untuk meneliti atom, apakah anda bisa menyebutkannya ? Atau, apakah anda pernah mendengar tentang Siklotron ? Proton-sinkroton ? Betatron ? Akselerator lurus ? LEAR ?

Pasti sebagian besar pada geleng-geleng kepala mendengar itu semua dan bertanya makanan macam apa itu ? Tenang dulu, pusing anda akan segera terobati setelah ini. Ya langsung saja tanpa panjang lebar, saya akan membahasnya satu-satu.

1. Siklotron (Cyclotron)

Alat ini dibuat pertama kali oleh Ernest.O. Lawrence dan M.S. Livingstone pada seabad yang lalu 1913 (Beberapa sumber seperti Wikipedia menuliskan tahun 1929). Sebagai alat penembak, digunakanlah proton atau inti helium, sedangkan tegangan yang dipakai yaitu antara 10.000 hingga 200.000 volt.

Lebih jelasnya, Siklotron merupakan suatu mesin (akselerator) yang mempercepat suatu partikel secara melingkar, sehingga diperolehlah energi kinetik yang tinggi. Partikel yang dapat digunakan selain proton yakni deuteron.

Siklotron dapat mempercepat partikel karena pemberian medan magnet dan medan listrik yang konstan. Komponen utama sinklotron yakni sumber ion (penembak), sistem vakum tinggi, sistem pemercepat dan osilasi, sistem transpor berkas dan sistem target.
Spoiler for
Siklotron
:



Siklotron


Blueprint

2. Proton-Sinkrotron (Proton-Synchrotron)

Alat ini dapat mempercepat proton sampai energi 100 BeV (1 Bilyun elektrovolt = 109 eV). Alat semacam ini ada yang disebut Cosmotron, dan Bevatron. Alat-alat ini sangat besar, berbentuk seperti gelang, jari-jari lingkaran dari Cosmotron adalah 9 meter, sedang Bevatron 15 meter. Proton yang dimasukkan dalam alat-alat ini melakukan kira-kira 2,3 x 10^6 putaran per detik kebayang nggak? Hampir 1/100 kecepatan cahaya lho?


Bevatron

3. Betatron

Betatron dibuat pertama kali oleh Donald.W. Kest dari University of Illinois pada tahun 1940, dengan menggunakan elektron yang mempunyai energi sampai 2,3 MeV sebagai proyektil atau pelurunya. Pada saat ini betatron yang lebih besar mempercepat elektron-elektron sampai
energinya mencapai 300 MeV.

Betatron

4. Akselerator lurus (Long-straight Accelerator)

Alat yang satu ini dapat mempercepat proton atau elektron. Akselerator jenis ini milik Universitas Stanford di Amerika Serikat. Alat ini dapat mempercepat elektron sampai memperoleh energi 10 BeV dan juga alat yang satu ini memiliki panjang sekitar 2 mil atau 3,2 km. Terus nyimpennya gimana ya?hehe


5. Low Energy Antiproton Ring (LEAR)

Alat yang terakhir saya sebutkan ini merupakan salah satu alat eksperimen yang dimiliki oleh CERN / Lembaga Riset Eropa. Alat ini didesain untuk memperlambat dan menyimpan antimateri, untuk mempelajari sifat dari antimateri dan untuk membuat atom Antihydrogen. Alat ini dibuat dari tahun 1982 dan masih beroperasi hingga 1996.



LEAR

Dan, mungkin sebagian dari anda bertanya,"Alat-alat itu untuk bagaimana prinsip kerjannya ?"

Sebenarnya untuk dapat menyingkap rahasia yang terdapat di dalam atom dan inti atom, para ahli fisika harus menggunakan "peluru-peluru" yang harus ditembakkan ke arah atom atau inti. "Peluru-peluru" yang digunakan para ahli berupa partikel yang juga tidak terlihat dengan mata, misalnya : proton, netron, ion. Saya tekankan sekali lagi sasaran dan pelurunya serba tidak terlihat!

Bagaimana? Ada komentar?

Dibuat oleh : Aditya Doni
Pada : Selasa, 19 Maret 2011
Diupdate : -

0 comments:

Poskan Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Grants For Single Moms